Kenali Beberapa Penyebab Biduran pada Anak dan Cara Mengatasinya

25 Mei 2019

Siapa saja bisa terkena alergi kulit, baik itu orang dewasa, maupun anak-anak. Reaksi alergi tersebut biasanya muncul pada saat Anda memakan makanan tertentu atau sesudah terkena debu dan kotoran. Tentu saja hal tersebut sangat mengganggu Anda karena alergi bisa menimbulkan gatal yang luar biasa. Salah satu alergi yang banyak diderita oleh anak-anak yaitu biduran. Penyebab biduran itu sendiri tentu disebabkan oleh bermacam-macam faktor.

Kenali Beberapa Penyebab Biduran pada Anak dan Cara Mengatasinya

Kenali Beberapa Penyebab Biduran pada Anak dan Cara Mengatasinya

Pengertian dan Penyebab Biduran

Biduran merupakan suatu alergi yang disebabkan oleh adanya paparan terhadap suatu allergen. Allergen merupakan berbagai jenis bahan, makanan atau obat-obatan yang bisa mengakibatkan alergi pada seseorang, khususnya anak-anak. Makanan yang bisa menimbulkan biduran diantaranya makanan-makanan laut, telur, kacang-kacangan, tomat, keju, coklat, produk-produk olahan coklat, dan lain sebagianya.

Selain itu, biduran juga bisa disebabkan oleh penyakit autoimun, infeksi, sengatan serangga, dan faktor fisik (suhu dingin dan panas). Infeksi yang bisa menyebabkan biduran diantaranya cacing, virus, bakteri, maupun parasit. Sehingga, jika anak terkena biduran, maka akan tampak beberapa gejala seperti bentol-bentol di seluruh tubuh yang rasanya akan sangat gatal. Jika tetap dibiarkan, maka anak tidak akan merasa nyaman dan biduran bisa menyebar semakin banyak.

Cara Mengatasi Biduran

Oleh karena itu, penyakit biduran pada anak harus segera ditangani dengan penanganan yang tepat. Lalu bagaimana cara mengatasinya? Simak ulasannya berikut ini.

1. Memandikan Anak

Hal pertama yang bisa Anda lakukan yaitu mulai dengan memandikan si kecil. Pastikan Anda tidak memandikannya dengan air hangat. Sebaiknya Anda menggunakan air dingin saja agar efek bentol dan gatal pada kulit tidak terlalu terasa gatal. Sisa-sisa allergen yang masih menempel di kulit bisa berkurang dengan membilas seluruh badan anak, sehingga biduran pun akan berkurang.

Jika anak tidak memungkinkan untuk dimandikan, Anda bisa mengompres bagian tubuhnya dengan air dingin untuk mengurangi rasa gatal.

2. Menggunakan pelembab

Hal kedua yang bisa Anda lakukan yaitu menggunakan pelembab pada permukaan kulit anak yang terkena biduran. Pelembab dapat membantu mengurangi rasa perih akibat digaruk dan menenangkan kulit yang gatal. Belilah pelembab khusus kulit gatal yang mengandung calamine di apotik terdekat.

3. Tidak menggunakan pakaian ketat

Agar biduran tidak semakin parah, maka hindari memakaikan pakaian yang sempit dan ketat untuk anak Anda. Sebaiknya, pilihlah pakaian yang longgar dan terbuat dari kain yang halus, agar kulit anak tidak luka akibat gesekan yang bisa memperparah biduran. Selain itu, baju yang ketat juga tidak baik bagi anak yang memiliki kulit sensitif.

4. Membatasi asupan makanan

Beberapa makanan bisa menyebabkan biduran pada anak menjadi lebih parah. Sebaiknya, hindari beberapa makanan seperti makanan-makanan seafood, telur, ikan, ayam, stroberi, dan makanan berbahan cokelat. Anda bisa memberikan buah-buahan atau sayuran sebagai pengganti makanan si kecil. Dengan begitu, biduran pun tidak akan menyebar semakin parah.

5. Menghubungi dokter

Jika biduran tidak kunjung sembuh lebih dari 1 minggu, maka Anda bisa membawa si kecil ke dokter atau puskesmas terdekat. Sampaikan beberapa keluhan yang dialami oleh si kecil pada dokter tersebut. Sehingga, dokter pun akan mengetahui penyebab biduran secara pasti dengan begitu dokter pun akan memberikan penanganan yang tepat untuk si kecil.

Demikianlah beberapa penyebab biduran dan cara mengatasi biduran pada anak. Selalu lakukan penanganan yang tepat agar biduran bisa lekas sembuh.

Bagikan MUHRID di Facebook Bagikan MUHRID di Google+